Polsek Cilaku Polres Cianjur melaksanakan kegiatan cek tempat kejadian perkara (TKP) terkait peristiwa korban tenggelam di aliran Sungai Cilaku, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat jajaran kepolisian dalam menangani laporan masyarakat serta upaya memberikan penanganan maksimal terhadap peristiwa yang terjadi.
Berdasarkan kronologis kejadian, korban diketahui berenang bersama empat orang temannya, yaitu Rizal, Raihan, Hakim, dan Erik, yang seluruhnya berdomisili di Kampung Kebon Manggu. Mereka mulai berenang sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, saat berada di area sungai yang lebih dalam, korban yang tidak memiliki kemampuan berenang berusaha mengikuti teman-temannya ke tengah aliran sungai. Korban sempat meminta pertolongan kepada salah satu rekannya, namun karena kondisi panik dan keterbatasan kemampuan, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban akhirnya tenggelam.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Cilaku segera mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Tim Basarnas serta instansi terkait. Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan briefing bersama yang dipimpin Kapolsek Cilaku dan Danru Tim Basarnas, sebelum dilakukan upaya pencarian dengan menyusuri aliran sungai serta titik-titik yang memiliki kedalaman. Selain itu, petugas juga menghimpun keterangan dari masyarakat sekitar guna mendukung proses pencarian.
Setelah dilakukan pencarian secara intensif menggunakan perahu karet dan alat bantu pengait jangkar, korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Pihak keluarga kemudian membawa korban untuk dimakamkan dan telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi.
Kapolsek Cilaku Polres Cianjur, AKP H. Isep Sukana, S.E., S.H., M.H., CPHR., menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan. “Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain di area sungai atau tempat berisiko lainnya. Pastikan keselamatan menjadi prioritas utama guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, ” ujarnya.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan serta kesadaran akan pentingnya keselamatan, terutama saat beraktivitas di lingkungan yang memiliki potensi bahaya.

Cianjur.